Penyakit 'Merasa Paling Jago' yang Membunuh Bisnis

Ada sebuah fenomena yang disebut "CEO Disease". Ini bukan penyakit fisik, tapi kondisi di mana seorang bos merasa dia adalah orang paling pintar di ruangan itu, sehingga nggak perlu lagi dengerin masukan.

Konsep ini dibahas mendalam oleh Carol S. Dweck dalam bukunya Mindset: The New Psychology of Success. Beliau menyoroti bagaimana pemimpin dengan Fixed Mindset lebih sibuk "terlihat hebat" daripada "menjadi lebih hebat".

Belajar dari Tragedi Blockbuster

Ingat Blockbuster? Dulu mereka raja penyewaan video dunia. Tahun 2000, pendiri Netflix nyamperin CEO Blockbuster, John Antioco, buat nawarin kerjasama. Netflix mau dibeli seharga $50 juta.

Apa respon si CEO? Dia ngetawain tawaran itu. Dia merasa Blockbuster sudah terlalu besar untuk jatuh. Dia punya Fixed Mindset: "Gue udah sukses, cara gue udah bener, nggak mungkin cara baru (streaming) bisa ngalahin gue."

Hasilnya? Blockbuster bangkrut, dan sekarang Netflix nilainya ratusan miliar dollar.

Kenapa Ini Bahaya buat UMKM?

Banyak pengusaha UMKM yang baru untung dikit langsung kena "penyakit" ini:

  • Merasa cara jualannya paling bener.
  • Malas riset kompetitor karena merasa "pelanggan gue loyal kok".
  • Nggak mau denger masukan dari tim/karyawan.

Begitu kamu berhenti belajar karena merasa sudah jago, sebenarnya bisnismu lagi jalan mundur.


1% Challenge Hari Ini

Coba cek "kesehatan" dari cara kepemimpinanmu:

  1. Cari Feedback: Tanya ke satu orang (bisa karyawan, partner, atau pelanggan setia): "Satu hal apa dari cara saya jalanin bisnis ini yang menurutmu perlu diperbaiki?"
  2. Tahan Ego: Saat denger jawabannya, dilarang membela diri. Cukup dengerin dan catat.
  3. Evaluasi: Apakah respon pertamamu dalam hati adalah "Dia nggak tau apa-apa" (Fixed) atau "Menarik juga sudut pandangnya" (Growth)?